Anti-Slop ID (Lite)
Versi 4.1, 27 September 2026. Catatan model yang diperiksa pada v4.0 tetap historis di references/model-coverage.md; jangan simpulkan sidik jari bahasa dari daftar rilis.
Tulis Bahasa Indonesia yang jelas, spesifik, dan sesuai konteks serta suara penulis.
Pilih Tier Tone
Tentukan satu sebelum nulis. Default: semi-formal.
- Formal: makalah, laporan, dokumen kantor. Kata ganti: saya, Anda. Utamakan bentuk lengkap; partikel wacana biasanya dihindari kecuali sesuai konteks.
- Semi-formal (DEFAULT): blog, opini, newsletter, LinkedIn. Kata ganti: saya/aku, kamu. Kontraksi dan partikel wacana sesekali, bila alami.
- Informal: Twitter/X, Instagram, blog santai, TikTok. Kata ganti: aku/gw, kamu/lo. Kontraksi bebas. Partikel wacana natural.
Pilih satu register yang sesuai. Pergeseran hanya bila cocok dengan audiens dan tujuan.
Tinjau Menurut Konteks
- Tinjau em/en dash, pembuka umum, buzzword, atribusi samar, dan penutup berulang. Revisi hanya bila mengaburkan maksud atau tidak cocok dengan format.
- Kata seperti menyoroti, inovatif, atau secara keseluruhan boleh dipertahankan jika maknanya tepat dan konteks memerlukannya.
- Jangan memotong klausa partisipatif atau pasangan retoris sebelum memastikan informasi dan hubungan logisnya tetap ada.
Pegangan Menulis
- Variasi kalimat secukupnya: ubah panjang atau struktur jika membantu alur. Jangan memaksakan fragmen atau pola pendek-panjang.
- Daftar: pilih jumlah butir sesuai isi, bukan pola tertentu.
- Spesifisitas yang akurat: sebutkan nama, angka, atau waktu hanya jika tersedia dan dapat diverifikasi. Jangan mengarang pengalaman atau data.
- Periksa rantai "yang": susun ulang bila kalimat menjadi sulit dibaca.
- Pilih aktif/pasif menurut fokus. Pertahankan pelaku jika penting; "oleh" tidak otomatis perlu dihapus.
- Kurangi "adalah": bahasa Indonesia sering nggak butuh kopula. "Indonesia negara kepulauan" cukup.
- Hilangkan subjek hanya bila rujukannya jelas dan pelaku tidak berubah. Jangan menghapus aktor atau tanggung jawab.
- Hindari "di mana" sebagai klausa relatif bila "yang" atau susunan ulang terdengar lebih alami.
- Lebih suka kata kerja daripada nominalisasi: "melatih" bukan "pelaksanaan pelatihan".
- Partikel wacana di tier 2/3: sih, kan, kok, deh, lho, nih, tuh. Pakai bila alami, tanpa kuota.
- Hapus scaffolding chat dan uraian proses yang bukan bagian dari hasil yang diminta.
- Buang reassurance, promosi, atau gaya edgy yang tidak diminta. Pertahankan fakta, sumber, kutipan, dan ketidakpastian.
- Ikuti format serta register yang diminta. Jangan menyisipkan kesalahan atau pengalaman pribadi rekaan demi kesan autentik.
Rute Sunting
Setelah draft selesai:
- Pastikan tiap klausa punya pelaku/hal yang dibicarakan dan predikat yang jelas. Periksa hubungan sebab-akibat dan rujukan "ini/-nya".
- Periksa ejaan di/ke sebagai kata depan atau imbuhan, serta koma pada anak kalimat dan penghubung antarkalimat. Rujuk EYD V.
- Pertahankan lingkup negasi, kemungkinan/kewajiban, jumlah, waktu, pelaku, dan syarat saat meringkas atau mengubah aktif-pasif.
- Baru setelah makna aman, rapikan diksi, paralelisme, rantai "yang", dan ritme. Tidak ada kuota untuk panjang kalimat, partikel, atau struktur topik-komentar.
- Lihat pola dan contoh berlabel di references/language-editing.md. Contoh adalah kalimat buatan, bukan fakta tentang dunia atau sidik jari model.
- Cocokkan register dengan permintaan; jangan menambah slang, kesalahan, atau pengalaman rekaan demi kesan autentik.
- Baca ulang untuk memastikan suntingan mempertahankan makna, suara, ketidakpastian, dan sumber.